Sabtu, 25 Agustus 2012

tak sanggup


menangisi ketidakmampuan
tergenang  dalam kelamnya mimpi
berusaha meraih kehangatan bayangmu
kehangatan yang meluluhkan hati sang bengis

meratapi ketidakmampuan
paras yang melebihi keindahan
kejujuran meluluhlantahkan kegelapan
meluluhkan gundah hati sehabis berperang

tak sanggup bermartir walau berusaha
berusaha mencari secerca harapan
harapan bermoduskan jawaban
jawaban yang tak tersanggupi

tak terarah


sepi meresah senja membelah
sekam merebah semut berlelah
hari demi hari mulai berlari
kata-perkata mulai merata

haruskah sumpah menjadi sampah ?
akankah berita menjadi derita ?
bisakah baja menjadi raja ?
menghentikan tatap yang meratap

ahli berubah menjadi api
sentuhan tajam merujam
para pakar mulai membakar
membakar takar sampai keakar

inikah serakah ?
pemimpin negri sembari menari
menari puas seraya membuas
berwajah manis membisikkan bengis
bisikan cerah yang tak terarah

Sabtu, 04 Agustus 2012

kematian, hal terindah


dunia memang tempat ang susah untuk di mengerti, bukan hanya kita saja, para penghuninya, namun sang penjaga juga heran melihat dunia ini.

Malaikat
Tuhan, mengapa anda terus memperhatikan mereka ??

Tuhan
Karna mereka ciptaanku yang paling “mulia”

Malaikat
kenapa Tuhan, apa yang membuat mereka sempurna ??

Tuhan
Akal budi, pengetahuan, dan kematian

Malaikat
Jika mereka mulia, mengapa kau berikan mereka kematian Tuhan ?

Tuhan
Karena dengan kematian, mereka akan menyadari pentingnya hidup ini, mereka akan sadar untuk menentukan hidupnya

Malaikat
mengapa kau tidak membuat mereka semua baik ??

Tuhan
kebaikan itu sempurna, aku sengaja membuat mereka tidak sempurna. Dengan begitu mereka akan sadar…….

Malaikat
sadar akan apa Tuhan ??

Tuhan
hahaha……..(tertawa kecil)……
kau malaikat yang ingin tahu tentang mereka fer..... (diam sejenak).
(memanggil) Lucifer (nama malaikat tersebut), bisakah kau membantuku ??

Malaikat (Lucifer)
apapun itu Tuhan (bersikap hormat) !

Tuhan
buatlah rumah didalam perut bumi, rumah yang jauh berbeda dengan tempat ini. tempat yang panas, gersang, penuh kebengisan, tangis yang mengais,  semua luka dan dendam berada ditempat tersebut. Tempat tersebut mungkin akan dihuni oleh beberapa ciptaanku lucifer

Malaikat
untuk apa hal tersebut Tuhan ??

Tuhan
aku menyayangi mereka, aku ingin mereka mengerti tentang arti hidup yang telah kuberikan.

Malaikat
semua yang Tuhan katakan akan kulaksanakan, namun bagaimana caranya menentukan mereka akan tinggal bersama Tuhan atau tempat dalam perut bumi tersebut ??

Tuhan
hahahahaha (tertawa bahagia nan bijaksana)…………….

………THE END……...

Senin, 23 Juli 2012

siapkan hati ???


sabtu, 12 mei 2012
hari ini terlihat seperti hari biasa, pagi menjelang, sinar surya mencoba membangunkan lelap indahku, walau ku coba menarik selimut putih kesanyanganku yang kubawa dari tempat kebanggaanku. hari itu aku seperti tidak ingin melakukan suatu apapun. walaupun dalam selimut, masih kurasa cahaya kuning itu berusaha membujukku lepas dari selimut itu. berusaha melawan rasa malasku, aku teringat akan janjiku kemarin, memberikan gadis hitamku (cleo namanya) makanan yang bergizi  hehehehe. ku coba membersihkan diriku,mencoba membuat diriku lebih enak dipandang. rasanya malu jika ada lawan jenis yang datang mendekat dan berbincang denganku, hahahaha.

mencoba mengerenkan diri karena kemarin diriku sadar ada teman wanita cantik, anak matematika (wkwkwkwkwk, asoooyyyy modus banget ^^). aku membeli pencuci muka dan penyegar agar mulus kelihatan (hahahaha), setelah dari supermarket, ku langkahkan kakiku membeli sarapan yang dibarengi makan siang itu. sampai di tempat kediaman kosku, kubersihkan piring dan gelasku yang kotor, kemudian kumakan dengan lahap makanan tersebut bersama dengan cleo sang buah hati yang berpulang ke ruman BAPA  tanggal 6 juni kemarin (RIP my beloved cleo  …….T.T…….).

sesudah makan, kulihat diriku d cermin sambil melebarkan senyum, “huftttt sudah saatnya ke poli nih ngecek gigi, hahaha” pikirku. tersiat di pikiranku untuk meminta bantuan purwoto, sahabat ontakku. tapi rasanya malu untuk melakukannya. dengan tas punggung dan alas kaki milik teman kosku, aku berangkat. sekitar jam 2 siang aku sampai d poliklinik, ruang tersebut kosong, huhhhfff untunglah tidak jadi tidak perlu antree, hahahaha. ku berikan KTM ku lalu petugasnya mencatat ini dan itunya, dan kemudian memintaku duduk sejenak. Setelah beberapa menit namaku di panggil, kusiapkan diriku menuju ruang periksa, “maaf, ini bukan ruang periksa gigi, disebelah sana mas” kata wanita yang melihatku kendak masuk ruang periksa untuk orang sakit, “ohh, maaf mbak tak kiraiin dsini ruangannya” kataku tersipu malu, hahahaha.

“silahkan duduk” kata dokter “kenapa giginya ?” sambungnya, “gini dok, mau periksa gigi” kataku pelan. “ohh, mari saya liat”, sang dokter mengambil peralatan gigi dan memeriksanya “ohh, ini ada yang berlubang dek, mmm pernah sakit ga ?”, “mmm seingatku kayaknya pernah dok, bisa di tambal tidak ?”, “sepertinya tidak, ini harus dicabut” kata dokter. Aku terdiam, dia menulis beberapa kaliamat “ini saya kasih resep, di makan ya ??, kalau sudah habis datang kesini baru di cabut. untuk itu siapkan hatinya ya dek, soalnya jujur ini gigi geraham belakang, rahang atas lagi, ini sakiiiiiiiiiiiiit sekali kalau di cabut, jadi siapkan hatinya ya dekk” katanya sambil tersenyum.  jennggggggggggggg  APAAAAAAAA ??? siapkan hati ?? what the heaven ????? sejak kapan dokter gigi katakan SIAPKAN HATI ?????? WHHHAAAAATTTTT?? OOMMMMGGGG, rasanya pengen keluar dan tak pernah datang lagi ke poliklinik.

dalam jalan pulangku aku selalu memikirkan “siapkan hati” itu, bagaimana caranya  mau siapkan hati ??. awalnya hanya periksa gigi dan siapkan hati ??, apa-apan itu ??, kalau aku sakit, minum obat pahit, tak pernah di bilangi siapkan hati, haaaahh ontakk !!. sampai di kosan, kuusap cleo sambil menceritakan kejadian itu, cleopun tidak mencicit, entah apa katanya tapi aku mengartikan “jangan makan obat itu,apalagi mau d cabut” dan aku membenarkannya, hehehehe. sampai sekarang hatiku belum siap, dan obat itu tak pernah ku makan, kini satu-satunya harapanku adalah sikat gigi, sering-sering ku sikat biar gak sakit dan lobangnya tidak menular ke yang lain hahahahaha.